1. Pengertian Naibul Fa’il
1. Naibul Fa’il ialah isim yang marfu ( dibaca rafa’ ) yang terletak setelah fi’il yang
tidak disebutkan fa’ilnya.Dengan kata lain,naibul fa’il ialah isim menjadi yang pengganti fa’il ketika dibuang fa’ilnya.
1. Naibul Fa’il ialah isim yang marfu ( dibaca rafa’ ) yang terletak setelah fi’il yang
tidak disebutkan fa’ilnya.Dengan kata lain,naibul fa’il ialah isim menjadi yang pengganti fa’il ketika dibuang fa’ilnya.
Contoh
: قتل بكر قتل زيد بكر قتل زيد asalnya lafazh زيد dibuang lalu
lafazh بكر digeser ke tempat زيد (fail) dan lafazh بكر harkatnya
diganti dengan harkat dhomah.jadi sekarang berbunyi بكر
sebab ia menduduki fa’il.
2. Sebab-sebab Fa’il di buang
lafazh بكر digeser ke tempat زيد (fail) dan lafazh بكر harkatnya
diganti dengan harkat dhomah.jadi sekarang berbunyi بكر
sebab ia menduduki fa’il.
2. Sebab-sebab Fa’il di buang
Adapun
faktor-faktor yang menyebabkan fa’il itu dibuang adalah
sebagai berikut:
sebagai berikut:
1. Lil-ma’lum
( sebab sudah maklum ) contoh : خلق
الله السموات
2. Lil
Majhul ( sebab tidak diketahui/tidak di mengerti) contoh: قميصي سرق asalnya فلان قميصي سرق
3. Likhaufi-
fitnah ( karena dikhawatirkan tibul fitnah )
contoh: : قتل
بكر زيد asalnya بكر قتل
4.
Lis-saja’
( karena dibuat sajak) contoh:
من طابت سريرته حمد سيرتهasalnya من
طابت سريرت حمدت الناس سيرته
3.
Cara
membuat fi’il Mabni Majhul
Kalau Fi’ilnya berupa fi’il madhi, maka huruf awalnya dibaca
dhammah
dan huruf terletak sebelum akhir dibaca kasrah.Contoh: قتل بكر asalnya
قتل زيد بكرا Kalau fi’ilnya berupa fi’il mudhari , maka huruf awalnya dibaca
dhamah dan huruf yang terletak sebelum akhir di baca fathah.
dan huruf terletak sebelum akhir dibaca kasrah.Contoh: قتل بكر asalnya
قتل زيد بكرا Kalau fi’ilnya berupa fi’il mudhari , maka huruf awalnya dibaca
dhamah dan huruf yang terletak sebelum akhir di baca fathah.
Contoh: يقتل بكر
4. Tarkib
naibul fa’il ada dua macam, yaitu:
a. Naibul Fa’il berupa isi
zhahir
Contoh : Zaid telah dipukul = ضرب زيد
Zaid sedang dipukul = يضرب زيد
Zaid sedang dipukul = يضرب زيد
b. Naibul
Fa’il berupa isi dhamir
Contoh: Saya telah dipukul = ضربت
Contoh: Saya telah dipukul = ضربت
Tidak ada komentar:
Posting Komentar