A.
Pengertian Haal
Haal ialah isim yang dinashabkan yang menerangkan perihal/perilaku
yang masih samar atau dengan istilah lain haal adalah isim yang dibaca nashab,
yang menerangkan perilaku fa’il atau maf’ul bih ketika perbuatan itu
terjadi,dan masing-masing fa’il atau maf’ul bih tersebut dinamakan shahibul
haal.
Contoh:
Zaid datang dengan berkendaraan = جآء
زيد راكبا
Jika kita perhatikan contoh tersebut maka kita akan mendapatkan
bahwa isim-isim yang menjadi tarkib haal itu ada yang terletak setelah fa’il
dan ada juga yang terletk setelah maf’ul bih kedua-duanya merupakan shahibul
haal (pemilik haal).
B.
Macam-macam Haal
Kadang –kadang haal itu ada yang berupa isim mufrad,jumlah
ismiyah,jumlah fi’liyah,zharaf,dan juga yang berupa jar majrur.
Contoh:
Komandan itu pulang dengan kemenangan.= رجع
القائد منصورا
C.
Syarat Haal
Tarkib haal mempunyai beberapa syarat sebagai berikut:
Tarkib
haal itu harus berupa isim nakirah, harus sesudah kalam sempurna dan lafazh
yang mempunyai haal harus berupa isim ma’rifat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar